Author Archives: Peluang Usaha Indo

bakmi naga

Bakmi Naga (1,2M)

Tags :

Category : Franchise

Usaha Bakmi Naga Resto dirintis oleh Ny. Liong pada 1979. Awalnya usaha ini hanyalah sebuah gerobak yang mangkal di Jl. Hayam Wuruk Jakarta Pusat . Pada 1985, usaha yang dirintis Ny. Liong ini makin dikenal hingga akhirnya yang tadinya hanya ‘gerobakan’ berubah menjadi resto dan menempati space di mal-mal Jakarta.

 

Kini setelah 36 tahun berdiri, Bakmi Naga Resto telah berkembang menjadi sebuah bisnis waralaba bakmi yang cukup terkenal dan memiliki cabang yang tersebar di hampir seluruh Indonesia, mulai dari Jabodetabek, Bandung, Pekan Baru, Jambi, Palembang, Bali, hingga ke daeah yang paling jauh sekalipun seperti Duri, Manado dan Ternate. Keunggulan dari bisnis waralaba ini adalah memiliki produk bakmi yang sehat, serta menu-menunya sangat varitif.

Nama Brand:BAKMI NAGA RESTO
Badan Hukum:PT. NAGA JAYA SEJAHTERA INDONESIA
Tahun Berdiri:1979
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 1,200.000.000,-
Modal Usaha (Max):N/A
Alamat:RUKO HYPERMALL BLOK A5 JL. BOULEVARD BARAT KELAPA GADING, JAKARTA.
Kontak:Hubungi

es teler 77

Es Teler 77 (1M)

Category : Franchise

Siapa yang tidak kenal Es Teler 77? Merek ini sudah cukup kuat di industri franchise Indonesia. Begitu kuatnya, merek Es Teler 77 seringkali diasosiasikan dengan bisnis franchise. Selain sebagai salah satu pelopor franchise di Indonesia, Es Teler 77 juga kerap menjadi gerai percontohan di Indonesia karena eksistensi bisnisnya tidak hanya diakui di Indonesia tapi juga di kancah internasional.

Nama Brand:ES TELER 77
Badan Hukum:PT. TOP FOOD INDONESIA
Tahun Berdiri:1982
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 1,000.000.000,-
Modal Usaha (Max):N/A
Alamat:JL. JALUR SUTERA BARAT NO.3 ALAM SUTERA, SERPONG, TANGERANG
Kontak:021 – 25657577

pasta kangen

Pasta Kangen (269 Jt)

Category : Franchise

Berbeda dari franchise pada umumnya Pasta Kangen adalah sebuah Komunitas Bisnis yang bergerak dibidang kuniler dimana para anggotanya menjadi satu keluarga besar yang saling bahu membahu baik dari sisi Edukasi, Promosi, Strategi hingga Inovasi demi kesuksesan kita bersama. Di Keluarga ini, pebisnis pemula sekalipun tidak perlu khawatir karena para anggotanya akan dibimbing mendirikan usaha mulai dari nol hingga usaha tersebut berjalan dikotanya masing-masing dan para anggotanya pun dapat bertukar pikiran dengan para senior hingga tidak ada lagi alasan untuk khawatir atau merasa sendirian dalam mendirikan usaha.

 

Nama Brand:Pasta Kangen
Badan Hukum:PT. Sukses Jaya Indotama
Tahun Berdiri:2014
Jumlah Outlet:284
Proyeksi BEP:6 – 8 Bulan
Modal Usaha (Min):Rp. 79.600.000
Modal Usaha (Max):Rp. 257.000.000
Alamat:Jl. Salemba Tengah No.39A, RT.14/RW.3, Paseban, Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10440
Kontak:Hubungi Kami
Note:Royalty Fee 2,5% dari nett profit yang wajib di sumbangkan ke anak yatim / dhuafa di sekitar outlet mitra sebagai tanda syukur kita kepada Tuhan dalam berbisnis

upnormal

Upnormal Coffee Roaster (1,5M)

Category : Franchise

Sajian mie instan lengkap dengan kornet, sayur, dan telur rebus biasanya hanya bisa kita nikmati di warung kopi di pinggir jalan. Namun kini sajian ini naik pangkat seiring dengan hadirnya Warunk Upnormal. Bagi Anda yang tidak tahu apa itu Upnormal, ini adalah tempat makan yang memplopori sajian mie instan dengan citra rasa yang ‘Upnormal’ alias tidak biasa dan tentunya disajikan dengan lebih berkelas agar dapat menarik semua kalangan masyarakat.

Bagi anda yang berminat untuk bermitra franchise berikut informasi tentang waralaba warunk Upnormal

Nama Brand:Warunk Upnormal
Badan Hukum:PT. Cita Rasa Prima
Tahun Berdiri:2014
Jumlah Outlet:53
Proyeksi BEP:28 Bulan
Modal Usaha (Min):Rp. 1.500.000.000
Modal Usaha (Max):N/A
Alamat:Jl. Batik Rengganis No.27 Sukaluyu Bandung.
Kontak:Hubungi Kami
Notes:Perkiraan Biaya investasi ini tidak mutlak melainkan tergantung beberapa kondisi :

  1. Tergantung luas tempat dan kontrak kerja dengan kontraktor (Interval biaya Rp. 3jt – 5jt per meter persegi)
  2. Biaya Perkiraan
  3. Minimal luas bangunan 450m² dengan lebar muka 10m dan tempat parkir luas (asumsi biaya sewa Rp. 300jt/thn) dibuat periode 6 tahun sesuai dengan hak penggunaan brand
  4. Tidak Termasuk Biaya Transportasi Dan Akomodasi Untuk Jasa Standarisasi Arsitektural Design Bangunan
  5. Tidak termasuk modal kerja/ Working Capital di bulan awal
  6. Tidak termasuk biaya non operasional seperti perizinan, preman, ormas, pemindahan pedagang di depan outlet, penaikan daya listrik dan air
  7. Omset sharing 4% per bulan (dibayar setiap tgl. 7 tiap bulannya)

Excelso_Cafe

Franchise Excelso (2M)

Category : Franchise

Excelso merupakan coffee shop yang menyajikan pilihan kopi dengan citarasa asli Indonesia. Tidak hanya itu, kopi yang disajikan bagi costumer merupakan kopi fresh. Di mana sebelum diseduh kondisi kopi masih berbentuk biji. Sehingga saat tamu memesan barulah kopi digiling dan disajikan sesuai pesanan.

Dengan kualitas kopi yang dimiliki, membuat Excelso semakin melebarkan sayap bisnisnya. Dari pertama kali berdiri di Plaza Indonesia, Jakarta tahun 1991, kini Excelso tumbuh lebih dari 120 toko yang tersebar di 31 kota di Indonesia.

Nama Brand:EXCELSO
Badan Hukum:PT. EXCELSO MULTI RASA WARALABA
Tahun Berdiri:1990
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 2000.000.000,-
Modal Usaha (Max):N/A
Alamat:JL.KH. HASYIM ASHARI KOMPLEKS ROXY MAS BLOK C2 NO.38 – 39/B11 NO.18, JAKARTA BARAT
Kontak:021 – 6326352

franchise Kuliner Pasta Kangen

Melihat peluang bisnis Franchise Kuliner yang lagi naik daun untuk Buka usaha

Peluang usaha Indo Melihat banyaknya franchise yang bermunculan disini penulis mencoba merampingkan menjadi beberapa saja, karena kalau terlalu banyak nanti jadi repot kebanyakan pilihan malah jadi bimbang. Dengan membuat review tersebut penulis berharap anda memantapkan pilihan untuk memilih bisnis franchise yang mana yang paling berpeluang untuk memberikan keuntungan.

Berikut review saya terhadap beberapa bisnis franchise tersebut

Pasta Kangen

INFORMASI KEMITRAAN FRANCHISE PASTA KANGEN

Pasta Kangen adalah sebuah Komunitas Bisnis yang bergerak dibidang kuniler dimana para anggotanya menjadi satu keluarga besar yang saling bahu membahu baik dari sisi Edukasi, Promosi, Strategi hingga Inovasi demi kesuksesan kita bersama. Di Keluarga ini, pebisnis pemula sekalipun tidak perlu khawatir karena para anggotanya akan dibimbing mendirikan usaha mulai dari nol hingga usaha tersebut berjalan dikotanya masing-masing dan para anggotanya pun dapat bertukar pikiran dengan para senior hingga tidak ada lagi alasan untuk khawatir atau merasa sendirian dalam mendirikan usaha.

Nama Brand:PASTA KANGEN
Badan Hukum:PT. SUKSES JAYA INDOTAMA
Tahun Berdiri:2015
Jumlah Outlet:309
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 79.600.000,-
Modal Usaha (Max):Rp. 269.900.000,-
Kontak:Hubungi

Chicken Crush

Sejak Maret 2017, brand yang berada di bawah kibaran CV Lima Dua yakni Chicken Crush selalu optimis untuk memperluas cabangnya dan menjadi franchise kuliner pilihan yang menyebar hingga keseluruh pelosok Negeri.

Harga yang ditawarkan untuk produk Chicken Crush juga terbilang relatif mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp. 14 ribu. Adapun jika customer ingin menambah topping seperti barbeque sauce, mozarella dan lainnya adalah mulai dari Rp. 3 ribu hingga Rp. 7 ribu. Peluang usaha Chicken Crush, nilai investasi yang ditetapkan adalah kisaran Rp. 400 juta hingga Rp. 500 juta.

Ow My Plate

Tertarik menjadi mitra Ow My Plate? Satya mengemas paket kemitraan ini senilai Rp 250 juta. Selain lisensi, mitra juga mendapat konsultasi membuka gerai, desain pemasaran, logo dan media promo lainnya, juga pelatihan karyawan di Jakarta. Namun, biaya tersebut belum termasuk peralatan dan perlengkapan usaha dan bahan baku.

Kerjasama berlangsung selama tiga tahun. Setelah itu, jika ingin memperpanjang, mitra bisa bernegosiasi dengan pusat. Selama kerjama, mitra wajib berbelanja bumbu ke pusat. Pusat tak mengutip biaya royalti kepada mitra.

 

Nama Brand:Ow My Plate
Badan Hukum:N/A
Tahun Berdiri:2016
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 250.000.000,-
Modal Usaha (Max):N/A
Kontak:Hubungi

foresthree

Quick Chicken

Saat ini Quick Chicken sendiri telah memiliki total 538 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia, baik berupa store maupun container dengan menu andalan American Penyet dan Ayam Maraton.

“American Penyet rasanya itu lebih pedes daripada ditinggal nikah oleh mantan. Kalau Ayam Maraton pedesnya bisa mengalahkan rasa sakit hati,” katanya.

Quick Chicken masih terus membuka peluang usaha untuk calon mitra yang ingin bergabung. Nilai investasinya berada di kisaran angka mulai Rp200 juta sampai Rp500 jutaan, tergantung dengan jenis gerainya.

Oto Bento

Oto Bento masih terus membuka peluang usaha untuk calon mitra yang ingin bergabung dalam pengembangan jaringan bisnis Oto Bento. Ada 3 paket nilai investasi yang ditawarkan, yaitu Paket Ruko Rp185 juta (BEP 19 bulan), Paket Resto Rp270 juta (BEP 24 bulan), dan Paket Café dan Resto Rp350 juta (BEP 30 bulan).

Adapun keuntungan yang didapat oleh mitra yang telah bergabung dengan jaringan Oto Bento adalah mendapatkan support sepenuhnya dari pihak manajemen, pendampingan di outlet dan juga promo.

“Nilai tersebut sudah termasuk satu set peralatan saji, satu set peralatan dapur, dan media promosi sesuai dengan paket investasi yang dipilih,” katanya.

Saat ini, Oto Bento telah memiliki total outlet sebanyak 63 outlet yang telah tersebar di seluruh Indonesia.

Nama Brand:Ow My Plate
Badan Hukum:N/A
Tahun Berdiri:2012
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 270.000.000,-
Modal Usaha (Max):N/A
Kontak:Hubungi

Sour Sally

Untuk investasi awal Sour Sally Mini dibutuhkan sekitar Rp 220 juta per outlet yang terdiri dari Rp 50 juta franchise fee untuk 5 tahun dan Rp 170 juta pendirian outlet serta pembelian mesin dan peralatan-peralatan awal, di luar biaya sewa lokasi serta variable cost bulanan seperti operasional, gaji karyawan dan bahan baku. Diperkirakan, Break Even Point (BEP) alias balik modal akan diraih dalam 20-22 bulan.

Nama Brand:Ow My Plate
Badan Hukum:N/A
Tahun Berdiri:2013
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 350.000.000,-
Modal Usaha (Max):N/A
Kontak:Hubungi

Bakmi Naga

Keberhasilan Bakmi Naga mempertahankan cita rasa membuat sayap bisnis usaha mie turun temurun ini kian lebar. Setelah membuka 20 cabang yang tersebar di Kota Jakarta dan Surabaya, setelah 30 tahun berdiri, Bakmi Naga akhirnya menawarkan waralaba usahanya.

Sebelumnya, banyak yang ingin membuka cabang Bakmi Naga. Tapi sejatinya, Susanty mengatakan, sejak enam tahun lalu ia sudah mempertimbangkan untuk menawarkan waralaba. Tapi, baru sekarang Bakmi Naga siap mewaralabakan usahanya. “Kami membuka waralaba setelah melihat potensi pasar dan niat kami untuk bisa menjangkau daerah-daerah selain di Pulau Jawa,” katanya.

Bakmi Naga menyediakan tiga tipe investasi, yakni restoran, ekspres untuk lokasi di food court, dan gerobak.

Untuk membuka usaha tipe restoran, calon terwaralaba harus menyediakan investasi awal Rp 500 juta. Sedangkan, untuk tipe ekspres dan gerobak, masing-masing nilai investasinya sebesar Rp 250 juta dan Rp 55 juta.

Bakmi Naga mengutip biaya waralaba sebesar Rp 150 juta yang berlaku selama lima tahun untuk semua tipe investasi. Bakmi Naga juga mengutip biaya royalti sebesar Rp 6 juta dan biaya pemasaran Rp 2,4 juta per bulan.

Es Teler77

Siapa yang tidak kenal Es Teler 77? Merek ini sudah cukup kuat di industri franchise Indonesia. Begitu kuatnya, merek Es Teler 77 seringkali diasosiasikan dengan bisnis franchise. Selain sebagai salah satu pelopor franchise di Indonesia, Es Teler 77 juga kerap menjadi gerai percontohan di Indonesia karena eksistensi bisnisnya tidak hanya diakui di Indonesia tapi juga di kancah internasional.

Nama Brand:ES TELER 77
Badan Hukum:PT. TOP FOOD INDONESIA
Tahun Berdiri:1982
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 500.000.000,-
Modal Usaha (Max):N/A
Alamat:JL. JALUR SUTERA BARAT NO.3 ALAM SUTERA, SERPONG, TANGERANG
Kontak:Hubungi

Warung Upnormal

Nama Brand:Warunk Upnormal
Badan Hukum:PT. Cita Rasa Prima
Tahun Berdiri:2014
Jumlah Outlet:53
Proyeksi BEP:28 Bulan
Modal Usaha (Min):Rp. 4.759.500.000
Modal Usaha (Max):N/A
Alamat:Jl. Batik Rengganis No.27 Sukaluyu Bandung.
Kontak:Hubungi Kami
Notes:Perkiraan Biaya investasi ini tidak mutlak melainkan tergantung beberapa kondisi :

  1. Tergantung luas tempat dan kontrak kerja dengan kontraktor (Interval biaya Rp. 3jt – 5jt per meter persegi)
  2. Biaya Perkiraan
  3. Minimal luas bangunan 450m² dengan lebar muka 10m dan tempat parkir luas (asumsi biaya sewa Rp. 300jt/thn) dibuat periode 6 tahun sesuai dengan hak penggunaan brand
  4. Tidak Termasuk Biaya Transportasi Dan Akomodasi Untuk Jasa Standarisasi Arsitektural Design Bangunan
  5. Tidak termasuk modal kerja/ Working Capital di bulan awal
  6. Tidak termasuk biaya non operasional seperti perizinan, preman, ormas, pemindahan pedagang di depan outlet, penaikan daya listrik dan air
  7. Omset sharing 4% per bulan (dibayar setiap tgl. 7 tiap bulannya)

CFC California Fried Chicken

California Fried Chicken adalah restoran waralaba makanan yang menyajikan hidangan utama ayam. Perusahaan ini didirikan di Jakarta pada tahun 1983. Hingga saat ini, California Fried Chicken memiliki lebih dari 180 gerai di seluruh Indonesia.

CFC juga menyajikan berbagai macam makanan seperti spaghetti, nasi goreng, mi goreng, ayam merica, dan masih banyak lagi.

Nama Brand:CFC (California Fried Chicken)
Badan Hukum:PT. Piooneerindo Gourment International, Tbk
Tahun Berdiri:1983
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 775.000.000,-
Modal Usaha (Max):N/A
Kontak:Hubungi Kami

INFORMASI KEMITRAAN FRANCHISE GEPREK BENSU

SELEBRITAS Tanah Air, selain berseni peran, dan bernyanyi banyak pula yang merambah ke dunia bisnis. Salah satunya Ruben Onsu yang berbisnis kuliner Ayam Geprek Bensu. Kedai tersebut menyajikan beragam paket ayam goreng tepung dengan beragam sambal dan pelengkap.

Nama Brand:AYAM GEPREK BENSU
Badan Hukum:N/A
Tahun Berdiri:2016
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 650.000.000,-
Modal Usaha (Max):N/A
Kontak:Hubungi

ow myplate

Peluang Bisnis Kuliner Ow My Plate

Peluang bisnis kuliner tak pernah surut. Ada saja pemain yang ingin mencicipi gurihnya bisnis seputar makanan dan minuman ini.

Salah satunya Satya Kartawina yang membuka resto Ow My Plate di Pluit, Jakarta Utara pada akhir tahun lalu. Seperti namanya, Satya menyajikan beragam menu hot plate di gerainya.

Hanya berselang dua bulan, tepatnya pada Februari lalu Satya pun menawarkan peluang kemitraan. Kini, sudah ada dua mitra yang membuka Ow My Plate di Tangerang dan Surabaya.

Tertarik menjadi mitra Ow My Plate? Satya mengemas paket kemitraan ini senilai Rp 250 juta. Selain lisensi, mitra juga mendapat konsultasi membuka gerai, desain pemasaran, logo dan media promo lainnya, juga pelatihan karyawan di Jakarta. Namun, biaya tersebut belum termasuk peralatan dan perlengkapan usaha dan bahan baku.

Kerjasama berlangsung selama tiga tahun. Setelah itu, jika ingin memperpanjang, mitra bisa bernegosiasi dengan pusat. Selama kerjama, mitra wajib berbelanja bumbu ke pusat. Pusat tak mengutip biaya royalti kepada mitra.

Ow My Plate menyajikan beragam menu, seperti volcano rice, pepper sauce, curry sauce, white cream sauce, dengan berbagai topping seperti jamur, sosis, keju, kornet, jagung, smokebeef, nasi, telur, spaghetti, beef/chicken.

Sistem belum teruji

Menurut Satya, keunikan dari Ow My Plate terletak pada citarasa sajian hot plate yang unik dan khas. “Semua bumbu racikan pusat, tak ada yang beli dari luar,” ujar dia.

Selain itu, harga jualnya terjangkau. Yakni mulai Rp 25.000-Rp 55.000 per porsi. Mitra ditargetkan meraup omzet Rp 80 juta per bulan. Perkiraan laba bersih sekitar 35%. Mitra pun diprediksi bisa balik modal kurang dari setahun.

Satya menyarankan mitra memilih lokasi berupa ruko berukuran 5×17 m2. Mitra sebaiknya juga merekrut delapan karyawan. Tahun ini, Satya ingin menggandeng 10 mitra lagi.

Menurut Konsultan Waralaba dari Entrepreneur College, Khoerussalim Ikhsan, kemitraan Ow My Plate ini terlalu optimistis. Harapan yang diberikan terlalu berlebihan. Apalagi, “Usaha relatif baru dan baru ada satu gerai. Artinya, usaha belum teruji bagaimana jika tidak dikelola sendiri alias dikelola oleh sebuah sistem,” kata Khoerussalim.

Dia melihat sistem bisnis belum teruji, mereknya belum dikenal banyak orang serta jaringan bisnisnya masih terbatas. Lalu target omzet yang dibuat capai Rp 80 juta merupakan angka fantastis untuk usaha baru.

Harus ada sistem, target dan gambaran yang jelas. Sebaiknya, lanjut Khoerussalim, simulasi usaha yang nantinya dipaparkan ke calon mitra bukanlah harapan.

Sebab, hal ini bisa membahayakan. Apalagi bila pemilihan lokasi usaha asal-asalan nantinya. Untuk itu,  semua harus terukur dan terstruktur dengan jelas sebelum menawarkan kemitraan.

Sumber : http://peluangusaha.kontan.co.id/news/mencicip-hot-cuan-resto-ow-my-plate


secure

5 CARA MELINDUNGI RAHASIA BISNIS FRANCHISOR

Sebuah bisnis yang dapat dipasarkan melalui sistem franchise hanyalah bisnis yang sudah terbukti sukses. Yang dimaksudkan dengan bisnis yang sudah terbukti sukses adalah bisnis yang telah kembali modal dan masih terus memberikan keuntungan. Demikian juga dengan pemiliknya (serta karyawan), tentunya telah memiliki keahlian dalam bisnisnya tersebut. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2007 tentang Waralaba (PP No. 42, 2007), pembuktian sukses ini dicerminkan oleh pemerintah dalam ketentuan bahwa bisnis tersebut telah berjalan lebih kurang 5 (lima) tahun, berikut kewajiban untuk melampirkan laporan keuangan 2 tahun terakhir dari bisnis milik Franchisor tersebut.

Bisnis yang telah berjalan sukses tentunya memiliki kelebihan serta keunikan tertentu. Kelebihan yang membuatnya sukses ini sudah tentu “mencetak” sebuah prosedur kerja tersendiri berdasarkan pengalaman sukses dari pemilik bisnis. Umumnya pebisnis menganggap ini sebagai rahasia bisnisnya atau rahasia sukses bisnisnya.

Dalam franchising, Franchisee (orang yang dipilih oleh Franchisor, dan bukan sekedar orang yang mampu beli) dilatih serta “dipinjamkan” prosedur kerja bisnis milik Franchisor. Dengan “menyewa” merk dagang / brand milik Franchisor yang sudah terdaftar, Franchisee juga dilatih untuk menjalankan bisnis (miliknya sendiri) sesuai dengan pengalaman sukses Franchisor. Bila Franchisee kesulitan ketika menjalankan bisnisnya, maka Franchisor adalah sumber tempat bertanya secara cuma-cuma bagaimana cara pemecahan masalahnya.

Kenapa bertanya kepada Franchisor? Karena Franchisor telah memiliki pengalaman sukses dalam bisnis tersebut, dan berjanji akan membagi pengalamannya tersebut. Atau dengan kata lain, telah mengetahui benar rahasia sukses bisnis tersebut. Dalam PP No.42 tahun 2007, membagi pengalaman merupakan kewajiban, dan wajib dimasukan dalam isi Perjanjian Kerja dengan Franchisee.

Dalam memasarkan bisnis secara franchising, berbagi pengalaman sukses (rahasia sukses bisnis) kadangkala menimbulkan dilema bagi Franchisor. Kenapa? Karena ada saja Franchisee setelah selesai periode kerjasamanya, atau bila putus hubungan kerjasamanya dengan Franchisor, tetap menjalankan bisnis tersebut dengan hanya menanggalkan merk dagang/ brand dari Franchisor. Atau menurut Franchisor:  menjalankan bisnis “milik Franchisor”, dengan menggunakan brand lain/ brand sendiri.

Hal ini juga sering dianggap sebagai kendala bagi pebisnis yang ingin memperluas pangsa pasarnya secara franchising. Mereka “takut” bisnis mereka akan ditiru sehingga akan menimbulkan kompetitor baru. Sementara, menurut etika franchise, berbagi pengalaman ini disebut sebagai sifat transparan. Tanpa transparansi, terbukti Franchisee lebih banyak yang gagal. Bila Franchisee banyak yang gagal, maka tidak ada gunanya menggunakan sistem pemasaran secara franchising.

Dalam menjaga kerahasiaan sukses bisnis Franchisor terhadap “pencuri-pencuri” ini, secara logika ada 3 cara.

  1. Semua rahasia bisnis dijadikan Kekayaan Intelektual

yaitu dengan didaftarkan di Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia. Franchisee harus sering diinvestigasi, apakah melakukan pelanggaran terhadap HKI (Hak Kekayaan Intelektual) milik Franchisor. Bila terjadi pelanggaran, lakukan tindakan hukum agar Franchisee yang lain tidak menyalahi Franchisor. Cara

2. buat perjanjian yang sangat mengikat

sehingga Franchisee “takut” melalukan pelanggaran. Pakai firma hukum yang dapat mengakomodasi “ketakutan” Franchisor tanpa menyalahi ketentuan hukum yang lain.

3.Cara Ketiga

gabungan dari cara Pertama dan cara Kedua.

 

Jadi, apakah ini resiko yang layak diterima oleh Franchisor dalam memasarkan bisnisnya secara franchising? Apakah hal ini setimpal dibandingkan dengan “cerita-cerita” keuntungan besar yang akan diterima oleh Franchisor? Apakah harus demikian ketat seperti alinea diatas Franchisor menjaga Kekayaan Intelektualnya? Dan demikian juga halnya dengan Franchisee.

Dari pengalaman dan pengamatan atas bisnis-bisnis yang sukses, Franchisor tulen (Franchisor yang menjalankan sistem franchise secara benar) dan umumnya pebisnis-pebisnis sukses, dalam menjalankan bisnisnya ternyata ada lima hal yang sangat sulit untuk “dicuri” dengan cara duplikasi.

1.Filosofi bisnis.

Bila Franchisee atau orang lain memiliki filosofi bisnis yang sama, maka mereka pasti akan bergabung.

Perpisahan dari sebuah persekutuan kerja umumnya adalah karena tidak adanya kesamaan dalam filosofi bisnis. Filosofi bisnis ini tidak sama dengan passion terhadap sebuah bisnis. Contoh, passion-nya ada pada bisnis makanan, tapi filosofinya ada pada kesehatan.

2.adalah Brand atau Merk Dagang.

Contoh, “pencuri” boleh jadi mampu membuat hamburger yang lebih enak dari pencetak burger terkenal (bayangkan sebuah merk yang terkenal), tapi dia tidak mungkin dapat menjual lebih banyak dan lebih disukai dari Franchisor-nya.

3. Jaringan usaha (network).

Jaringan usaha yang sudah terbentuk tidak mungkin bisa dimasuki oleh “pencuri” dengan kemudahan yang sama seperti halnya Franchisor.

4 R&D.

Franchisor yang benar tidak akan meninggalkan pengembangan bisnisnya. Hasil serta data pengembangan ini tidak mungkin dikuasai oleh “pencuri” dimana Franchisor akan selalu berada beberapa langkah didepan. Lagi pula, hasil pengembangan tidak banyak gunanya bagi “pencuri” karena memiliki filosofi yang berbeda.

5.Business Leverage.

Sebuah bisnis yang dipasarkan secara franchising adalah sebuah bisnis model yang terbukti berhasil yang awalnya dijalankan oleh pemilik bisnis (Franchisor). Pada saat akan dipasarkan secara franchise, maka akan menjadi tidak menarik dikarenakan adanya tambahan beban-beban biaya. Misalnya, keuntungan bersih akan turun dibawah standar rata-rata industrinya. Untuk mengembalikan keposisi “menarik”, maka bisnis tersebut perlu di “leverage”, dan yang tahu hanyalah pemilik bisnis awal. Itu sebabnya bila bisnis tersebut “dicuri”, maka sangat jarang yang akan berhasil.

Kesimpulan, bila sangat kecil kemungkinannya berhasil, kenapa harus takut bila “dicuri”. Ditangan “pencuri”, bisnis tersebut tidak akan sebaik dan sesukses bisnis yang dijalankan oleh Franchisor. Bila tidak takut dicuri rahasia sukses bisnisnya, kenapa harus diproteksi secara berlebihan? Catatan, tentunya yang dinamakan Franchisor ini adalah betul-betul pemilik bisnis yang mem-franchise-kan bisnisnya secara benar.


bebek garang

Peluang Usaha Franchise Jualan Bebek

Bebek Garang awalnya merupakan dagangan menggunakan gerobak, karena sukses dan sangat laris di kota Bandung, Bebek Garang mengembangkan gerainya dibeberapa titik hingga ke Kota Jakarta. Selain menu favoritnya Bebek Debus atau bebek panggang yang sudah di bumbui dengan sambal kecap plus sambal yang di oles di seluruh bagian bebeknya, resto yang satu ini juga memanjakan pengunjung dengan menyediakan fasilitas Wifi dan berbagai mainan seperti, playing Card, Ludo atau ular tangga.

Ali, pengusaha muda lulusan ITB, Jurusan Planologi angkatan 2008, yang sibuk berjualan bebek. Pria bernama lengkap Ali Bagus Antra Suantra kelahiran Bandung, 28 Januari 1983. Berbisnis kuliner bebek bernama Bebek Garang. Bicara kunci sukses, maka Ali merupakan sosok persistent meski ditinggal rekan bisnis.
Bukan tanpa pengalaman berbisnis sebelumnya. Sejak awal memang lebih condong ke arah berwirausaha sendiri. Sebelum sukses berbisnis bebek pernah menjajal keripik buah. Rata- rata usaha dijalankan berbasis kuliner kecuali satu kali membuka percetakan. Dia memang tumbuh dari banyak berbisnis dan kegagalan.
Awal- awal berbisnis keripik buah memang menjanjikan. Hanya saja kelamaan usahanya mengalami ketidak beresan. Ali mulai merasakan hal tersebut. Usat- punya usut ternyata mesin pembuat keripik buah mengalami masalah. Beberapa kali mengalami kerusakan. Alat tersebut buatan salah satu teman Ali yang sarjana Teknik Mesin.
Kualitas kontrol mesin memang kurang bagus. Dia menyadari hal tersebut. Karena sudah tidak bisa dijadikan pegangan. Maka Ali memutuskan berhenti berbisnis keripik buah. Mesin tersebut lalu dihibahkan ke petani yang sebelumnya menjadi rekan Ali.

Bisnis bebek

Berbisnis sudah dijalankan sejak masa kuliah. Ali sudah terbiasa membentuk pikirannya. Hasil pemikirannya mengarah ke usaha bebek. Konsep tentang bebek merangsang ataulah Bebek Garang. Awalnya Ali merasa masih ragu akan konsep bisnisnya. Pasalnya orang berjualan bebek di Bandung itu banyak. Tetapi dia tidak mau patah arah.

Bebek Garang harus terlihat “wah” dibanding usaha sejenis. Bebeknya harus unik, mempunya cita rasa yang benar merangsang. Untuk itulah Ali memulai membuat survei kecil- kecilan. Melalui survei pasar mencari tau seperti apa bebek orang inginkan.

Dia juga membentuk target bisnis. Menyasar kalangan mana tepat ditarget oleh bebeknya. Setelah selesai ia menemukan target pasar, dilanjutkan survei lanjutan dimana tempat berjualan. Nah, menurut Ali, prinsip dari mencari tempat ialah bersih dan nyaman. Hegienis ketika orang- orang akan menyantap olahan bebek Ali.

Agar menjadi “wah” dibutuhkan formula tepat. Setelah tau pasar, memilih tempat tepat, maka tinggal caranya dia menyajikan makanan luar biasa. Dibutuhkan resep mumpuni merangsang lidah. Tiap brand menurut Ali harus punya ciri khas, citarasa tertentu. Bicara hal itu, bebek Ali memiliki daging empuk. Lalu ditambah satu sambal khusus.

Jadi intinya, sambal Bebek Garang merupakan inti dari usaha dijalankan, bahkan sampai sekarang. Ia lantas mengajak tiga rekannya Wawan Wardany, anak Teknik Elektro, dan dua orang lagi yang tidak diketahui. Dia bersama ketiga rekan mulai membangun bisnis dari nol. Sayang, dari tiga orang, cuma Wawan mau bertahan sampai akhir.

Ia ngotot akan bisnis Bebek Garang. Meski beresiko gagal, seperti hal percetakan yang cuma bertahan dua tahun, kengototan kali ini terbayar mahal karena belajar. Kerja keras memang tidak mendustai hasilnya. Ali membangun usaha lagi bersama Wawan. Jika dulu menjual rumah makan, kali ini, memilih gerobak di pinggir jalan.

Ali belajar dari pengalaman. Ia memilik keseriusan, serta kengototan, tidak mau menyerah sampai akhir. Dia
mulai cuma satu gerobak. Dalam tempo 3 tahun, pria yang baru melepas masa lajangnya di 2012 ini, kini dia telah memiliki 5 buah gerai. Bahkan omzetnya mentok akan sampai Rp.500 juta rupiah per- bulan.

Agar menselaraskan rasa setiap gerai. Makanya, dia menggunakan standarisasi resep, maksudnya agar tidak tergantung pada 1 atau 2 orang koki.

Waralaba garang

Sempat galau karena dipikirkan karirnya mendatang. Sarjana planologi yang tidak tahu kemana arah karir itu menentukan. Dia berpaling memilih kewirausahaan. Ali pun sukses, bahkan mendapatkan aneka pengakuan dari berbagai pihak.

Dia mendapatkan Shell Start Up Award kategori Wirausaha Muda di Juli 2010, lalu Kementerian Koperasi dan UKM di Januari 2010, hingga finalis Wirausaha Muda Mandiri di Maret 2011. Sukses membawa dia melangkah maju melalui konsep kemitraan. Ali sudah memikirkan masak bagaimana bebek diwaralabakan nanti.

Brand Bebek Garang sudah terkenal sepanjang Bandung. Olahan bebeknya, serta ayamnya menjadi salah satu tujuan wisata kuliner enak. Ali membuka gerain pertama di Dago Bandung pada 26 Juli 2008. Sukses telah membawanya memiliki 7 gerai -5 gerai di Bandung dan 2 gerai di Jakarta. Yang terbaru adalah gerai ekspres.

Agar menarik pelanggan maka dibutuhkan strategi jitu. Salah satunya ialah menyediakan ruang santai lengkap Wifi, serta berbagai mainan pengisi waktu seperti monopoli, ludo, ular tangga, semuanya untuk kenyamanan dari konsumen.

Ali Antra masuk ke Baba Rafi Enterprise agar lebih mantap. Suksesnya diharap menyusul hasil pencapaian Kebab Baba Rafi serta Ayam Bakar Mas Mono. Melalui waralaba menjadi satu peluang agar mencangkup lebih banyak orang. “Syarat lokasi yang bagus, pertama akses menuju lokasi harus mudah,” paparnya.

Sistem dikerjakan Ali sendiri sudah berjalan. Dia mampu mempertahankan brand Bebek Garang atau seGar merangsANG. Untuk pewaralaba dia mengisyaratkan lokasi strategis sebelum masuk. Bebek Garang cukup ketat menyangkut menjaring mitra kerja sama.

Nama Brand:BEBEK GARANG
Badan Hukum:PT. GARANG SEJAHTERA INDONESIA
Tahun Berdiri:2008
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):Rp. 420.000.000,-
Modal Usaha (Max):N/A
Alamat:GRAHA BABA RAFI LT.3 JL. RS FATMAWATI RAYA NO.33 PONDOK LABU, JAKARTA SELATAN.
Kontak:021 – 75916810

barnival

Peluang usaha FRanchise Minuman terbaik 2018

Barnival merupakan bisnis minuman asal Taiwan. Merek ini sudah merambah ke beberapa negara asia, seperti Singapura, Hongkong dan Indonesiaa. Di Indonesia merek ini mulai masuk sejak Juni 2013 dengan hak master franchisenya dipegang oleh PT Aspac Bizlink. Produk yang dijual Barnival  antara lain smoothies, milk tea, soda drink dan passion fruit. Saat ini Barnival sudah memiliki beberapa gerai yang tersebar di Jakarta, Bogor dan Bekasi. buat kamu yang tertarik untuk usaha ini berikut informasi yang bisa kami berikan :

Nama Brand:BARNIVAL
Badan Hukum:PT ASPAC BIZLINK INDONESIA
Tahun Berdiri:NA
Jumlah Outlet:N/A
Proyeksi BEP:N/A
Modal Usaha (Min):N/A
Modal Usaha (Max):N/A
Alamat:RUKO HYPERMALL KTC BLOK A-12 KELAPA GADING
Kontak:021 93461965

×
Hai kamu butuh konsultan untuk memulai bisnis? hubungi kami

Pasta Kangen adalah Frenchise terfavorit Dismiss