• 08953-6449-2880

Monthly Archives: Juli 2018

Franchise Bakmi Naga

Category : Peluang Bisnis

Disini penulis peluangusahaindo.com berusaha  untuk mengulas tentang franchise Bakmi  Naga yang cukup laris. Dimulai dari sejarahnya Bakmi Naga Resto dibentuk dengan menggunakan nama “Naga” yang diambil dari nama pendirinya, yakni Ny. Liong. “Liong” dalam bahasa Tiongkok juga berarti naga.

Bakmi Naga mulai mengekspansi bisnisnya dengan memasuki pusat perbelanjaan pada tahun 1980.Bakmi Naga kemudian terus menggunakan pola konvensional dalam mengembangkan bisnisnya. Perubahan baru terjadi pada tahun 2009, dimana Bakmi Naga mulai dikelola oleh generasi ketiga.

Pada tahun 2010, franchise  Bakmi Naga mulai membuka kesempatan buat para mitranya yang ingin membuka usaha  bakmi dengan memberikan dua jenis produk Franchise Bakmi Naga Resto dan Franchise Bakmi Naga Express

Berikut penulis peluangusahaindo.com menyajikan Profile owner Bakmi Naga Resto yang diteruskan oleh generasi ketiganya :

 

Nama Lengkap : Susanty Widjadja
Nama Panggilan : Santy
Tempat Lahir : Jakarta
Tanggal Lahir : September 1976
 Pendidikan : Ohio University

 

Setelah 36 tahun berdiri, Franchise Bakmi Naga  telah berkembang menjadi sebuah bisnis waralaba bakmi yang cukup terkenal dan memiliki cabang yang tersebar di hampir seluruh Indonesia, mulai dari Jabodetabek, Bandung, Pekan Baru, Jambi, Palembang, Bali, hingga ke daeah yang paling jauh sekalipun seperti Duri, Manado dan Ternate. Keunggulan dari bisnis waralaba ini adalah memiliki produk bakmi yang sehat, serta menu-menunya sangat varitif.

Berikut penulis peluangusahaindo.com sajikan  data untuk franchise bakmi naga :

 

Nama Brand :  

Franchise Bakmi Naga

Badan Hukum : PT. NAGA JAYA SEJAHTERA INDONESIA
Tahun Berdiri : 1979
Jumlah Outlet : N/A
Proyeksi BEP : N/A
Modal Usaha (Min) : Rp. 1,200.000.000,-
Modal Usaha (Max) : N/A
Alamat : RUKO HYPERMALL BLOK A5 JL. BOULEVARD BARAT KELAPA GADING, JAKARTA.
Kontak : Hubungi

Franchise es teller 77

Franchise Es Teller 77

Penulis  team peluangusahaindo.com  sajikan informasi mengenai  franchise es teller 77 dari sejarah awal berdiriya pada tanggal 7 Juli 1982, Nama Es Teler 77 pun dipilih dengan alasan bahwa angka 77 yang berada di belakang es teler merupakan angka hoki yang dipercaya akan membawa keberuntungan dalam usahanya tersebut.

Di pelataran pertokoan Duta Merlin di Jakarta adalah Lokasi pertama yang menjadi tempat berjualan Es Teler 77. Awal mulanya memiliki 5 orang karyawan, franchise Es Teler 77 mulai aktif beroperasi. Perkembangan usahanya tersebut dapat dibilang cukup baik. Dengan harga yang terjangkau dan rasa yang nikmat ,Es Teler 77 bisa mendapatkan pelanggan dengan cukup cepat.

Untuk mengenal lebih dekat tentang es teller 77 berikut penulis sajikan profile owner franchise es teller 77 ;

 

Nama Lengkap : Sukyanto Nugroho
Nama Panggilan : Sukyanto
Tempat Lahir : Jakarta
Tanggal Lahir : 3 Agustus 1948

 

Merek franchise es teller 77 ini sudah cukup kuat di industri franchise Indonesia. Begitu kuatnya merek Es Teler 77 seringkali diasosiasikan sebagai pelopor franchise di Indonesia, Es Teler 77 juga kerap menjadi gerai percontohan di Indonesia karena eksistensi bisnisnya tidak hanya diakui di Indonesia tapi juga di kancah internasional.

Berikut penulis sajikan data tentang franchise es teller 77 ;

 

Nama Brand : ES TELER 77
Badan Hukum : PT. TOP FOOD INDONESIA
Tahun Berdiri : 1982
Jumlah Outlet : N/A
Proyeksi BEP : N/A
Modal Usaha (Min) : Rp. 1,000.000.000,-
Modal Usaha (Max) : N/A
Alamat : JL. JALUR SUTERA BARAT NO.3 ALAM SUTERA, SERPONG, TANGERANG
Kontak : hubungi

franchise pasta kangen

Franchise Pasta Kangen

Tags :

Category : Peluang Bisnis

Team peluangusahaindo.com sangat antusias untuk mengulas mengenai franchise pasta kangen ini karena franchise ini sangat berbeda dengan franchise yang lainnya, banyak banget keuntungannya buat teman- teman yang lagi mencari info bisnis.

Awalnya franchise pasta kangen bermula dari keprihatinan para investor di forum bisnis kaskus.co.id yang kecewa karena terjerumus kedalam investasi bodong. Seorang entrepreneur yang bernama Venji Hernando founder franchise pasta kangen tergerak untuk meminimalisir permasalahan tersebut dengan cara mengajak para kaskuser untuk membangun usaha dan mengelola uangnya sendiri dalam sebuah komunitas bisnis, tentunya dengan bimbingan dari manajemen komunitas agar terhindar dari bentuk investasi bodong.

Berikut dari tim peluangusaha.com sajikan profile founder dari franchise pasta kangen;

franchise pasta kangen

Nama Lengkap : Hernando Yudha Setiawan.
Nama Panggilan : Venji
Agama : Islam
Tempat Lahir :
Tanggal Lahir :
Pendidikan :

 

Dan ini yang membuat tim peluangusahaindo.com sangat antusias adalah kelebihan franchise pasta kangen yang segudang dibandingkan dengan franchise yang lain berikut kelebihannya:

  1. Dengan standarisasi bahan baku yang telah ditetapkan, anggota komunitas dibebaskan membeli bahan baku dimanapun mereka berada dan tentunya bahan baku tersebut sangat mudah ditemukan dimini mart atau pasar tradisional terdekat.
  2. Pasta Kangen mendukung inovasi anggota komunitas dengan membebaskan anggota untuk menambah menu yang berpotensi meningkatkan omset dan tentunya dengan standarisasi manajemen komunitas
  3. Pasta kangen adalah sebuah komunitas yang solid dan menjadikan para anggotanya sebagai satu keluarga besar yang berkembang bersama, saling membantu baik solusi, promosi maupun strategi, kebersamaan yang begitu kental akan sangat terasa karna kita saling mendukung satu sama lain demi kemajuan kita bersama.
  4. Pasta kangen dengan inovasi serta menu yang terbukti tak luput oleh waktu, kita semua mengetahui pasta, pizza, burger dan kentang sudah masuk keindonesia sejak tahun 1984 dan tetap konsisten hingga saat ini, hal ini membuktikan bahwa menu tersebut bukanlah menu musiman / trend yang hari ini menjamur lalu 3 tahun kemudian memudar, belum lagi ditambah dengan inovasi menu seperti pizza strawberry hingga burger pisang cokelat yang membuat pasta kangen sebagai usaha yang sangat minim pesaing. Selain itu anggota komunitas diperbolehkan menambah menu sesuai trend dan komunitas pun akan selalu memberikan inovasi menu terbaru. Hal ini membuat komunitas pasta kangen jauh lebih unggul dari waralaba pada umumnya yang ketika trend berubah mau tidak mau mereka akan gulung tikar.
  5. Pasta kangen memberikan kemudahan bagi para anggota yang memiliki modal terbatas. untuk para anggota yang ingin mendirikan pasta kangen namun terbentur dana yang minim maka komunitas memberikan solusi dengan cara mendirikan usaha secara patungan atau join sesama keluarga komunitas, nantinya para anggota akan dimediasikan dengan anggota komunitas yang lain agar saling mengenal dan bersilahturahmi lebih intens demi membentuk kerja sama yang solid sebagai satu keluarga besar. Hal seperti inilah yang membuat pasta kangen jauh lebih baik dari pada waralaba pada umumnya.
  6. Pasta Kangen memberikan kemudahan bagi para anggota yang memiliki keterbatasan waktu baik dikarenakan sedang kuliah, bekerja atau merasa masih menjadi pemula sehingga membutuhkan bantuan. Anggota komunitas tersebut hanya perlu menunjuk 1 orang perwakilannya untuk dibimbing oleh manajemen komunitas dalam mengelola sebuah usaha.
  7. Pasta Kangen sebagai satu satunya bisnis kuliner yang mengusung membangun bisnis bersama dengan landasan komunitas sabagai satu keluarga besar. Dikomunitas ini pemula sekalipun tidak perlu khawatir untuk mendirikan sebuah usaha kuliner karena akan dibimbing oleh manajemen komunitas, disisi lain sifat kekeluargaan yang ditanamkan akan mempermudah kita untuk saling bertukar pikiran antar sesama anggota komunitas, kebersamaan yang dibentuk setiap berkumpul atau kopi darat membuat skema gotong royong dan saling membantu menjadi lebih baik lagi. Hal seperti inilah yang tidak akan pernah anda rasakan didalam waralaba yang berhubungan hanya sebatas bisnis, sebatas penjual dan pembeli.

Kelebihan Produk Franchise Pasta Kangen

  1. Pasta, pizza, burger dan kentang memiliki track record stabil lebih dari 30 tahun, kondisi ini membuktikan bahwa produk tersebut bukanlah menu musiman dan 30 tahun adalah waktu yang cukup lama membiasakan lidah masyarakat Indonesia dengan produk tersebut. inilah point penting industri kuliner. Disisi lain, Inovasi menu secara berkala dan penambahan menu baru akan menjaga keberlangsungan bisnis mitra kami.
  2. Berdasarkan fakta di lapangan, jika kita berkeliling dijakarta kita bisa melihat dengan jelas bahwa penjual pasta tipe booth atau Street Food masih sangat jarang ditemukan dan kamipun memiliki menu unik yang belum pernah ada, dengan kata lain kompetitor dari Pasta Kangen sangatlah minim sekali sehingga potensi keuntungan jauh lebih besar.
  3. Bukan satu hal yang jahat bila kita memilih produk memanfaatkan mindset masyarakat Indonesia, bicara tentang pasta dan pizza, midset masyarakat indonesia menilai produk tersebut sebagai makanan mahal karna pertama kali mereka mengenal produk tersebut tentu dengan harga yang mahal dan mereka terbiasa akan hal itu, padahal HPP nya rendah. selain potensi maksimal pada profit, menawarkan produk ini dengan harga murah akan menjadi poin lebih dalam meningkatkan minat beli konsumen.

Promosi Franchise Pasta Kangen yang nyangkut di Otak

  1. Pasta Kangen satu satunya waralaba kuliner dengan konsep produk yang unik. Contoh : Pizza yang terbiasa dengan rasa mozzarella ditempat kami menyediakan pizza dengan rasa cokelat, Burger yang biasa disajikan dengan daging, kami menawarkan sensasi baru burger dengan selai cokelat yang bertajuk Burger Murtad (MURah TAnpa Daging), dll
  2. Pasta Kangen satu-satunya waralaba kuliner dengan nama menu yang unik. Contoh : Kentang Salah Gaul, Pizza Cokelat Mantan, Burger Murtad Pis-Cok, dll. Nama menu yang “nyeleneh” ini pada akhirnya menjadi perbincangan, lelucon tawa hingga model foto-foto para konsumen kami.
  3. Satu satunya waralaba kuliner dengan konsep promo yang unik. Contoh : Gratis pizza buat yang paling banyak nyebutin nama mantan didepan pacarnya, Gratis pasta buat yang habis kena tilang, setiap jajan Rp. 30.000,- gratis Mandi (MANis DIngin alias teh manis) dll. Selalu menghadirkan senyuman dan lelucon berantai ke rekan konsumen kami.
  4. Pasta Kangen satu satunya waralaba kuliner dengan konsep penyajian yang unik. Contoh : Pizza disajikan didalam penggorengan, Roti Bakar disajikan dengan talenan, dll. Sesuatu yang tidak wajar tapi pada akhirnya selalu menjadi model photography para konsumen kami untuk dipublikasikan.

Managemen Resiko Pasta Kangen yang OK

  1. Produk yang ditawarkan tidak sesuai dengan selera konsumen yang ada dilokasi, dan
  2. Menu yang dimiliki sudah kehilangan trend-nya hingga konsumen jenuh akan menu tersebut.
    Demi menjaga keberlangsungan bisnis para mitra kami, selain inovasi menu secara berkala, kamipun mengizinkan penambahan menu sesuai dengan standarisasi kami, baik penambahan menu yang sesuai dengan selera konsumen yang ada dilokasi maupun penambahan menu yang sedang trend dibidang kuliner. Metode ini adalah manajemen resiko terbaik yang mampu menjadi solusi mengatasi minat beli konsumen yang menurun. hal ini pun sangat baik untuk pemaksimalan omset para mitra kami karena semakin banyak menu yang berpotensi maka akan semakin banyak omset yang didapat.

franchise pasta kangen   franchise pasta kangen

Nama Brand : Pasta Kangen
Badan Hukum : PT. Sukses Jaya Indotama
Tahun Berdiri : 2014
Jumlah Outlet : 428
Proyeksi BEP : 6 – 8 Bulan
Modal Usaha (Min) : Rp. 79.600.000
Modal Usaha (Max) : Rp. 367.000.000
Alamat : Jl. Salemba Tengah No.39A, RT.14/RW.3, Paseban, Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10440
Kontak : 0895-3644-92880
Note : Royalty Fee 2,5% dari nett profit yang wajib di sumbangkan ke anak yatim / dhuafa di sekitar outlet mitra sebagai tanda syukur kita kepada Tuhan dalam berbisnis

franchise upnormal

Franchise Upnormal Coffee Roaster

Category : Franchise

Penulis peluangusahaindo.com kali ini akan mengulas tentang franchise upnormal. Upnormal masih terbilang usaha baru, didirikan pada tahun 2014 di Jl. P. H. H.Mustofa no 73, Bandung. Bandung termasuk kedalam daftar 5 kota kreatif se-Asia. Banyak industri yang datang dari bandung dan dibawa ke kota-kota besar lain di Indonesia. Industri kuliner adalah salah satunya. Industri yang berkembang sangat cepat adalah industry kuliner, termasuk franchise upnormal.

Franchise upnormal sejak awal berdiri menawarkan konsep produk yang unik, yaitu menawarkan berbagai kreasi dari mie instan, sehingga Upnormal diberi predikat sebagai “pelopor mie kekinian”. Adapun produk-produk lainnya berupa susu, roti, kopi, dessert, dan kreasi nasi. Produk-produk yang ditawarkan oleh Upnormal pun memiliki harga yang terjangkau, yaitu dari 5000 hingga 40000 rupiah.

Berikut penulis sajikan profile owner dari franchise  upnormal, Stefanie Kurniadi, mulai dari pendidikannya di TK- SMU Bunda hati kudus, Jakarta,  kemudian lanjut di Universitas Katolik Parahyangan ngambil jurusan Architektur, setelah lulus dan magang kerja ternyata lebih merasa cocok di bidang marketing akhirnya lanjut pendidikan di Magister Management Unpar. Stefani memperoleh segudang penghargaan mulai dari Winner of YoungCaring Professional Award 2010, Top 10 Indonesia Future Woman Business Leader 2011 SWA Magazine,
Author of ‘Menciptakan Penjualan melalui Social Media’ Gramedia -Elex Komp2011,
10 Besar BII-Femina Kompetisi Wanita Karir 2011.

Sajian mie instan lengkap dengan kornet, sayur, dan telur rebus biasanya hanya bisa kita nikmati di warung kopi di pinggir jalan. Namun kini sajian ini naik pangkat seiring dengan hadirnya Warunk Upnormal. Franchise upnormal sekarang sudah berdiri banyak cabang, diantaranya: Istana Plaza, Serang-Banten, Cihampelas 1, Cihampelas 2, Antapani, Cimindi-Cimahi, Buah Batu,  Tasikmalaya, dan lian-lain.

Berikut penulis sajikan informasi mengenai info franchise upnormal ;

 

Nama Brand : Warunk Upnormal
Badan Hukum : PT. Cita Rasa Prima
Tahun Berdiri : 2014
Jumlah Outlet : 53
Proyeksi BEP : 28 Bulan
Modal Usaha (Min) : Rp. 1.500.000.000
Modal Usaha (Max) : N/A
Alamat : Jl. Batik Rengganis No.27 Sukaluyu Bandung.
Kontak : Hubungi Kami
Notes : Perkiraan Biaya investasi ini tidak mutlak melainkan tergantung beberapa kondisi :

  1. Tergantung luas tempat dan kontrak kerja dengan kontraktor (Interval biaya Rp. 3jt – 5jt per meter persegi)
  2. Biaya Perkiraan
  3. Minimal luas bangunan 450m² dengan lebar muka 10m dan tempat parkir luas (asumsi biaya sewa Rp. 300jt/thn) dibuat periode 6 tahun sesuai dengan hak penggunaan brand
  4. Tidak Termasuk Biaya Transportasi Dan Akomodasi Untuk Jasa Standarisasi Arsitektural Design Bangunan
  5. Tidak termasuk modal kerja/ Working Capital di bulan awal
  6. Tidak termasuk biaya non operasional seperti perizinan, preman, ormas, pemindahan pedagang di depan outlet, penaikan daya listrik dan air
  7. Omset sharing 4% per bulan (dibayar setiap tgl. 7 tiap bulannya)

 


franchise exelco

Franchise Excelso

Category : Franchise

Bisnis kedai kopi adalah bisnis yang lagi trend saat ini , pasalnya  dimulai dari kedai kopi dipinggir jalan sampai cafe besar yang segudang fasilitasnyapun banyak bertebaran. Begitupun dengan Exelco yang sudah ada di banyak tempat  di kota-kota besar di Indonesia. Untuk itu Penulis peluangusahaindo.com sajikan info lengkap mengenai franchise excelso ini.

Konsep franchise mulai di jalankan exelco sejak tahun 2008 , dengan bendera PT Exelco Multirasa Waralaba. DI tahun 2012 franchise excelso sudah memiliki 17 cabang di kota-kota besar di Indonesia antara lain ; Jakarta, Surabaya, Pontianak, Samarinda, Ternate, Jayapura, Palembang, Makasar, Bandung, Palu, Kendari.

Setelah sukses berkembang di kota- kota besar di Indonesia kini franchise exelco berencana expansi gerai ke luar negri, targetnya adalah pasar ASEAN, China dan Hongkong yang pasarnya sangat luas.

Salah satu keunggulan menu dari franchise excelso adalah kopi torajanya yang memiliki cita rasa dan aromanya yang sangat khas.Saat ini, Excelso memiliki sekitar 70-an varian menu minuman kopi, dan 40-an varian menu makanan seperti, bakery & pastry, pasta, dan sandwich sebagai menu pen­damping saat ngopi. .

Excelso merupakan coffee shop yang menyajikan pilihan kopi dengan citarasa asli Indonesia. Tidak hanya itu, kopi yang disajikan bagi costumer merupakan kopi fresh. Di mana sebelum diseduh kondisi kopi masih berbentuk biji. Sehingga saat tamu memesan barulah kopi digiling dan disajikan sesuai pesanan.

Dengan kualitas kopi yang dimiliki, membuat Excelso semakin melebarkan sayap bisnisnya. Dari pertama kali berdiri di Plaza Indonesia, Jakarta tahun 1991, kini Excelso tumbuh lebih dari 120 toko yang tersebar di 31 kota di Indonesia.

Nama Brand : EXCELSO
Badan Hukum : PT. EXCELSO MULTI RASA WARALABA
Tahun Berdiri : 1990
Jumlah Outlet : N/A
Proyeksi BEP : N/A
Modal Usaha (Min) : Rp. 2000.000.000,-
Modal Usaha (Max) : N/A
Alamat : JL.KH. HASYIM ASHARI KOMPLEKS ROXY MAS BLOK C2 NO.38 – 39/B11 NO.18, JAKARTA BARAT
Kontak : Hubungi

franchise pasta kangen

Franchise Terbaik ‘ Pasta Kangen’

Tags :

Category : Tips Bisnis

Dari sekian banyak franchise makanan yang penulis peluangusahaindo.com sajikan , penulis  menyimpulkan franchise makanan yang terbaik dari franchise yang ada berdasarkan beberapa faktor berikut ; management resiko, biaya franchise  yang  murah , kemudahan sistem, biaya royalti,  dan biaya bagi hasil. Dari semua faktor tersebut yang memenuhi syarat adalah franchise pasta kangen berikut ulasannya ;

1. Harga jauh lebih murah 7x  dibanding  dengan harga franchise yang sama. Misalnya untuk jenis cafe yang berkelas seperti up normal membutuhkan biaya maksimal 4 M , untuk pasta  kangen yang berkelas cafe besar hanya 369 jt.

2. Tidak adanya monopoli harga bahan baku. Umumnya di waralaba lain mitra diwajibkan membeli bahan baku dari pusat dengan harga yang lebih mahal daripada harga pasaran, tentunya hal ini sangat tidak menguntukan bagi mitra. Disini mitra diperbolehkan membeli bahan baku dimanapun sesuai standarisasi dengan sayarat harganya harus lebih murah.

3. Jumlah menu yang ditawarkan Pasta Kangenn jauh lebih banyak dari waralaba lainnya. Semakin banyak menu yang berpotensi tentu akan menaikan omset.

4. Pasta Kangen mendukung kreasi menu dari mitra, mitra diizinkan menambahkan menu dengan dibantu tenaga ahli dari kami agar produk lebih berkualitas. Dengan kebijakan ini, mitra dapat menambah pemasukan dan meraih pasar catering dengan menu yang lebih variatif lagi dimana hal ini tidak bisa didapatkan di waralaba lain karena larangan penambahan menu.

5. Inovasi menu secara berkala. Dalam 6 bulan sekali  Pasta Kangen memiliki menu baru untuk meningkatkan omset agar tidak monoton.

6. Satu-satunya bisnis kuliner dengan sistem komunitas di Indonesia. Seluruh mitra menjadi satu keluarga besar yang saling bahu membahu demi kesuksesan bersama.

7. Memberikan kemudahan bagi mitra dengan modal terbatas.

8. Pasta Kangen memiliki solusi bagi mitra yang ingin berbisnis kuliner namun memiliki kesulitan waktu.

9. Menu yang dijual bukanlah produk musiman, bisnis adalah perekonomian jangka panjang, tidak boleh hanya sekedar mengandalkan trend lalu tutup.

10. Berbeda dari waralaba pada umumnya, profit yang didapat dari berbisnis Pasta Kangen tidak hanya dari penjualan makanan dan minuman.

11. Royalty Fee 2.5% dari nett profit yang wajib disumbangkan ke anak yatim / dhuafa disekitar outlet mitra sebagai tanda syukur kita kepada Tuhan dalam berbisnis.

 


ow myplate

Peluang Bisnis Kuliner Ow My Plate

Peluang bisnis kuliner tak pernah surut. Ada saja pemain yang ingin mencicipi gurihnya bisnis seputar makanan dan minuman ini.

Salah satunya Satya Kartawina yang membuka resto Ow My Plate di Pluit, Jakarta Utara pada akhir tahun lalu. Seperti namanya, Satya menyajikan beragam menu hot plate di gerainya.

Hanya berselang dua bulan, tepatnya pada Februari lalu Satya pun menawarkan peluang kemitraan. Kini, sudah ada dua mitra yang membuka Ow My Plate di Tangerang dan Surabaya.

Tertarik menjadi mitra Ow My Plate? Satya mengemas paket kemitraan ini senilai Rp 250 juta. Selain lisensi, mitra juga mendapat konsultasi membuka gerai, desain pemasaran, logo dan media promo lainnya, juga pelatihan karyawan di Jakarta. Namun, biaya tersebut belum termasuk peralatan dan perlengkapan usaha dan bahan baku.

Kerjasama berlangsung selama tiga tahun. Setelah itu, jika ingin memperpanjang, mitra bisa bernegosiasi dengan pusat. Selama kerjama, mitra wajib berbelanja bumbu ke pusat. Pusat tak mengutip biaya royalti kepada mitra.

Ow My Plate menyajikan beragam menu, seperti volcano rice, pepper sauce, curry sauce, white cream sauce, dengan berbagai topping seperti jamur, sosis, keju, kornet, jagung, smokebeef, nasi, telur, spaghetti, beef/chicken.

Sistem belum teruji

Menurut Satya, keunikan dari Ow My Plate terletak pada citarasa sajian hot plate yang unik dan khas. “Semua bumbu racikan pusat, tak ada yang beli dari luar,” ujar dia.

Selain itu, harga jualnya terjangkau. Yakni mulai Rp 25.000-Rp 55.000 per porsi. Mitra ditargetkan meraup omzet Rp 80 juta per bulan. Perkiraan laba bersih sekitar 35%. Mitra pun diprediksi bisa balik modal kurang dari setahun.

Satya menyarankan mitra memilih lokasi berupa ruko berukuran 5×17 m2. Mitra sebaiknya juga merekrut delapan karyawan. Tahun ini, Satya ingin menggandeng 10 mitra lagi.

Menurut Konsultan Waralaba dari Entrepreneur College, Khoerussalim Ikhsan, kemitraan Ow My Plate ini terlalu optimistis. Harapan yang diberikan terlalu berlebihan. Apalagi, “Usaha relatif baru dan baru ada satu gerai. Artinya, usaha belum teruji bagaimana jika tidak dikelola sendiri alias dikelola oleh sebuah sistem,” kata Khoerussalim.

Dia melihat sistem bisnis belum teruji, mereknya belum dikenal banyak orang serta jaringan bisnisnya masih terbatas. Lalu target omzet yang dibuat capai Rp 80 juta merupakan angka fantastis untuk usaha baru.

Harus ada sistem, target dan gambaran yang jelas. Sebaiknya, lanjut Khoerussalim, simulasi usaha yang nantinya dipaparkan ke calon mitra bukanlah harapan.

Sebab, hal ini bisa membahayakan. Apalagi bila pemilihan lokasi usaha asal-asalan nantinya. Untuk itu,  semua harus terukur dan terstruktur dengan jelas sebelum menawarkan kemitraan.

Sumber : //peluangusaha.kontan.co.id/news/mencicip-hot-cuan-resto-ow-my-plate


secure

5 CARA MELINDUNGI RAHASIA BISNIS FRANCHISOR

Sebuah bisnis yang dapat dipasarkan melalui sistem franchise hanyalah bisnis yang sudah terbukti sukses. Yang dimaksudkan dengan bisnis yang sudah terbukti sukses adalah bisnis yang telah kembali modal dan masih terus memberikan keuntungan. Demikian juga dengan pemiliknya (serta karyawan), tentunya telah memiliki keahlian dalam bisnisnya tersebut. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2007 tentang Waralaba (PP No. 42, 2007), pembuktian sukses ini dicerminkan oleh pemerintah dalam ketentuan bahwa bisnis tersebut telah berjalan lebih kurang 5 (lima) tahun, berikut kewajiban untuk melampirkan laporan keuangan 2 tahun terakhir dari bisnis milik Franchisor tersebut.

Bisnis yang telah berjalan sukses tentunya memiliki kelebihan serta keunikan tertentu. Kelebihan yang membuatnya sukses ini sudah tentu “mencetak” sebuah prosedur kerja tersendiri berdasarkan pengalaman sukses dari pemilik bisnis. Umumnya pebisnis menganggap ini sebagai rahasia bisnisnya atau rahasia sukses bisnisnya.

Dalam franchising, Franchisee (orang yang dipilih oleh Franchisor, dan bukan sekedar orang yang mampu beli) dilatih serta “dipinjamkan” prosedur kerja bisnis milik Franchisor. Dengan “menyewa” merk dagang / brand milik Franchisor yang sudah terdaftar, Franchisee juga dilatih untuk menjalankan bisnis (miliknya sendiri) sesuai dengan pengalaman sukses Franchisor. Bila Franchisee kesulitan ketika menjalankan bisnisnya, maka Franchisor adalah sumber tempat bertanya secara cuma-cuma bagaimana cara pemecahan masalahnya.

Kenapa bertanya kepada Franchisor? Karena Franchisor telah memiliki pengalaman sukses dalam bisnis tersebut, dan berjanji akan membagi pengalamannya tersebut. Atau dengan kata lain, telah mengetahui benar rahasia sukses bisnis tersebut. Dalam PP No.42 tahun 2007, membagi pengalaman merupakan kewajiban, dan wajib dimasukan dalam isi Perjanjian Kerja dengan Franchisee.

Dalam memasarkan bisnis secara franchising, berbagi pengalaman sukses (rahasia sukses bisnis) kadangkala menimbulkan dilema bagi Franchisor. Kenapa? Karena ada saja Franchisee setelah selesai periode kerjasamanya, atau bila putus hubungan kerjasamanya dengan Franchisor, tetap menjalankan bisnis tersebut dengan hanya menanggalkan merk dagang/ brand dari Franchisor. Atau menurut Franchisor:  menjalankan bisnis “milik Franchisor”, dengan menggunakan brand lain/ brand sendiri.

Hal ini juga sering dianggap sebagai kendala bagi pebisnis yang ingin memperluas pangsa pasarnya secara franchising. Mereka “takut” bisnis mereka akan ditiru sehingga akan menimbulkan kompetitor baru. Sementara, menurut etika franchise, berbagi pengalaman ini disebut sebagai sifat transparan. Tanpa transparansi, terbukti Franchisee lebih banyak yang gagal. Bila Franchisee banyak yang gagal, maka tidak ada gunanya menggunakan sistem pemasaran secara franchising.

Dalam menjaga kerahasiaan sukses bisnis Franchisor terhadap “pencuri-pencuri” ini, secara logika ada 3 cara.

  1. Semua rahasia bisnis dijadikan Kekayaan Intelektual

yaitu dengan didaftarkan di Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia. Franchisee harus sering diinvestigasi, apakah melakukan pelanggaran terhadap HKI (Hak Kekayaan Intelektual) milik Franchisor. Bila terjadi pelanggaran, lakukan tindakan hukum agar Franchisee yang lain tidak menyalahi Franchisor. Cara

2. buat perjanjian yang sangat mengikat

sehingga Franchisee “takut” melalukan pelanggaran. Pakai firma hukum yang dapat mengakomodasi “ketakutan” Franchisor tanpa menyalahi ketentuan hukum yang lain.

3.Cara Ketiga

gabungan dari cara Pertama dan cara Kedua.

 

Jadi, apakah ini resiko yang layak diterima oleh Franchisor dalam memasarkan bisnisnya secara franchising? Apakah hal ini setimpal dibandingkan dengan “cerita-cerita” keuntungan besar yang akan diterima oleh Franchisor? Apakah harus demikian ketat seperti alinea diatas Franchisor menjaga Kekayaan Intelektualnya? Dan demikian juga halnya dengan Franchisee.

Dari pengalaman dan pengamatan atas bisnis-bisnis yang sukses, Franchisor tulen (Franchisor yang menjalankan sistem franchise secara benar) dan umumnya pebisnis-pebisnis sukses, dalam menjalankan bisnisnya ternyata ada lima hal yang sangat sulit untuk “dicuri” dengan cara duplikasi.

1.Filosofi bisnis.

Bila Franchisee atau orang lain memiliki filosofi bisnis yang sama, maka mereka pasti akan bergabung.

Perpisahan dari sebuah persekutuan kerja umumnya adalah karena tidak adanya kesamaan dalam filosofi bisnis. Filosofi bisnis ini tidak sama dengan passion terhadap sebuah bisnis. Contoh, passion-nya ada pada bisnis makanan, tapi filosofinya ada pada kesehatan.

2.adalah Brand atau Merk Dagang.

Contoh, “pencuri” boleh jadi mampu membuat hamburger yang lebih enak dari pencetak burger terkenal (bayangkan sebuah merk yang terkenal), tapi dia tidak mungkin dapat menjual lebih banyak dan lebih disukai dari Franchisor-nya.

3. Jaringan usaha (network).

Jaringan usaha yang sudah terbentuk tidak mungkin bisa dimasuki oleh “pencuri” dengan kemudahan yang sama seperti halnya Franchisor.

4 R&D.

Franchisor yang benar tidak akan meninggalkan pengembangan bisnisnya. Hasil serta data pengembangan ini tidak mungkin dikuasai oleh “pencuri” dimana Franchisor akan selalu berada beberapa langkah didepan. Lagi pula, hasil pengembangan tidak banyak gunanya bagi “pencuri” karena memiliki filosofi yang berbeda.

5.Business Leverage.

Sebuah bisnis yang dipasarkan secara franchising adalah sebuah bisnis model yang terbukti berhasil yang awalnya dijalankan oleh pemilik bisnis (Franchisor). Pada saat akan dipasarkan secara franchise, maka akan menjadi tidak menarik dikarenakan adanya tambahan beban-beban biaya. Misalnya, keuntungan bersih akan turun dibawah standar rata-rata industrinya. Untuk mengembalikan keposisi “menarik”, maka bisnis tersebut perlu di “leverage”, dan yang tahu hanyalah pemilik bisnis awal. Itu sebabnya bila bisnis tersebut “dicuri”, maka sangat jarang yang akan berhasil.

Kesimpulan, bila sangat kecil kemungkinannya berhasil, kenapa harus takut bila “dicuri”. Ditangan “pencuri”, bisnis tersebut tidak akan sebaik dan sesukses bisnis yang dijalankan oleh Franchisor. Bila tidak takut dicuri rahasia sukses bisnisnya, kenapa harus diproteksi secara berlebihan? Catatan, tentunya yang dinamakan Franchisor ini adalah betul-betul pemilik bisnis yang mem-franchise-kan bisnisnya secara benar.


bebek garang

Peluang Usaha Franchise Jualan Bebek

Bebek Garang awalnya merupakan dagangan menggunakan gerobak, karena sukses dan sangat laris di kota Bandung, Bebek Garang mengembangkan gerainya dibeberapa titik hingga ke Kota Jakarta. Selain menu favoritnya Bebek Debus atau bebek panggang yang sudah di bumbui dengan sambal kecap plus sambal yang di oles di seluruh bagian bebeknya, resto yang satu ini juga memanjakan pengunjung dengan menyediakan fasilitas Wifi dan berbagai mainan seperti, playing Card, Ludo atau ular tangga.

Ali, pengusaha muda lulusan ITB, Jurusan Planologi angkatan 2008, yang sibuk berjualan bebek. Pria bernama lengkap Ali Bagus Antra Suantra kelahiran Bandung, 28 Januari 1983. Berbisnis kuliner bebek bernama Bebek Garang. Bicara kunci sukses, maka Ali merupakan sosok persistent meski ditinggal rekan bisnis.
Bukan tanpa pengalaman berbisnis sebelumnya. Sejak awal memang lebih condong ke arah berwirausaha sendiri. Sebelum sukses berbisnis bebek pernah menjajal keripik buah. Rata- rata usaha dijalankan berbasis kuliner kecuali satu kali membuka percetakan. Dia memang tumbuh dari banyak berbisnis dan kegagalan.
Awal- awal berbisnis keripik buah memang menjanjikan. Hanya saja kelamaan usahanya mengalami ketidak beresan. Ali mulai merasakan hal tersebut. Usat- punya usut ternyata mesin pembuat keripik buah mengalami masalah. Beberapa kali mengalami kerusakan. Alat tersebut buatan salah satu teman Ali yang sarjana Teknik Mesin.
Kualitas kontrol mesin memang kurang bagus. Dia menyadari hal tersebut. Karena sudah tidak bisa dijadikan pegangan. Maka Ali memutuskan berhenti berbisnis keripik buah. Mesin tersebut lalu dihibahkan ke petani yang sebelumnya menjadi rekan Ali.

Bisnis bebek

Berbisnis sudah dijalankan sejak masa kuliah. Ali sudah terbiasa membentuk pikirannya. Hasil pemikirannya mengarah ke usaha bebek. Konsep tentang bebek merangsang ataulah Bebek Garang. Awalnya Ali merasa masih ragu akan konsep bisnisnya. Pasalnya orang berjualan bebek di Bandung itu banyak. Tetapi dia tidak mau patah arah.

Bebek Garang harus terlihat “wah” dibanding usaha sejenis. Bebeknya harus unik, mempunya cita rasa yang benar merangsang. Untuk itulah Ali memulai membuat survei kecil- kecilan. Melalui survei pasar mencari tau seperti apa bebek orang inginkan.

Dia juga membentuk target bisnis. Menyasar kalangan mana tepat ditarget oleh bebeknya. Setelah selesai ia menemukan target pasar, dilanjutkan survei lanjutan dimana tempat berjualan. Nah, menurut Ali, prinsip dari mencari tempat ialah bersih dan nyaman. Hegienis ketika orang- orang akan menyantap olahan bebek Ali.

Agar menjadi “wah” dibutuhkan formula tepat. Setelah tau pasar, memilih tempat tepat, maka tinggal caranya dia menyajikan makanan luar biasa. Dibutuhkan resep mumpuni merangsang lidah. Tiap brand menurut Ali harus punya ciri khas, citarasa tertentu. Bicara hal itu, bebek Ali memiliki daging empuk. Lalu ditambah satu sambal khusus.

Jadi intinya, sambal Bebek Garang merupakan inti dari usaha dijalankan, bahkan sampai sekarang. Ia lantas mengajak tiga rekannya Wawan Wardany, anak Teknik Elektro, dan dua orang lagi yang tidak diketahui. Dia bersama ketiga rekan mulai membangun bisnis dari nol. Sayang, dari tiga orang, cuma Wawan mau bertahan sampai akhir.

Ia ngotot akan bisnis Bebek Garang. Meski beresiko gagal, seperti hal percetakan yang cuma bertahan dua tahun, kengototan kali ini terbayar mahal karena belajar. Kerja keras memang tidak mendustai hasilnya. Ali membangun usaha lagi bersama Wawan. Jika dulu menjual rumah makan, kali ini, memilih gerobak di pinggir jalan.

Ali belajar dari pengalaman. Ia memilik keseriusan, serta kengototan, tidak mau menyerah sampai akhir. Dia
mulai cuma satu gerobak. Dalam tempo 3 tahun, pria yang baru melepas masa lajangnya di 2012 ini, kini dia telah memiliki 5 buah gerai. Bahkan omzetnya mentok akan sampai Rp.500 juta rupiah per- bulan.

Agar menselaraskan rasa setiap gerai. Makanya, dia menggunakan standarisasi resep, maksudnya agar tidak tergantung pada 1 atau 2 orang koki.

Waralaba garang

Sempat galau karena dipikirkan karirnya mendatang. Sarjana planologi yang tidak tahu kemana arah karir itu menentukan. Dia berpaling memilih kewirausahaan. Ali pun sukses, bahkan mendapatkan aneka pengakuan dari berbagai pihak.

Dia mendapatkan Shell Start Up Award kategori Wirausaha Muda di Juli 2010, lalu Kementerian Koperasi dan UKM di Januari 2010, hingga finalis Wirausaha Muda Mandiri di Maret 2011. Sukses membawa dia melangkah maju melalui konsep kemitraan. Ali sudah memikirkan masak bagaimana bebek diwaralabakan nanti.

Brand Bebek Garang sudah terkenal sepanjang Bandung. Olahan bebeknya, serta ayamnya menjadi salah satu tujuan wisata kuliner enak. Ali membuka gerain pertama di Dago Bandung pada 26 Juli 2008. Sukses telah membawanya memiliki 7 gerai -5 gerai di Bandung dan 2 gerai di Jakarta. Yang terbaru adalah gerai ekspres.

Agar menarik pelanggan maka dibutuhkan strategi jitu. Salah satunya ialah menyediakan ruang santai lengkap Wifi, serta berbagai mainan pengisi waktu seperti monopoli, ludo, ular tangga, semuanya untuk kenyamanan dari konsumen.

Ali Antra masuk ke Baba Rafi Enterprise agar lebih mantap. Suksesnya diharap menyusul hasil pencapaian Kebab Baba Rafi serta Ayam Bakar Mas Mono. Melalui waralaba menjadi satu peluang agar mencangkup lebih banyak orang. “Syarat lokasi yang bagus, pertama akses menuju lokasi harus mudah,” paparnya.

Sistem dikerjakan Ali sendiri sudah berjalan. Dia mampu mempertahankan brand Bebek Garang atau seGar merangsANG. Untuk pewaralaba dia mengisyaratkan lokasi strategis sebelum masuk. Bebek Garang cukup ketat menyangkut menjaring mitra kerja sama.

Nama Brand : BEBEK GARANG
Badan Hukum : PT. GARANG SEJAHTERA INDONESIA
Tahun Berdiri : 2008
Jumlah Outlet : N/A
Proyeksi BEP : N/A
Modal Usaha (Min) : Rp. 420.000.000,-
Modal Usaha (Max) : N/A
Alamat : GRAHA BABA RAFI LT.3 JL. RS FATMAWATI RAYA NO.33 PONDOK LABU, JAKARTA SELATAN.
Kontak : 021 – 75916810

barnival

Peluang usaha FRanchise Minuman terbaik 2018

Barnival merupakan bisnis minuman asal Taiwan. Merek ini sudah merambah ke beberapa negara asia, seperti Singapura, Hongkong dan Indonesiaa. Di Indonesia merek ini mulai masuk sejak Juni 2013 dengan hak master franchisenya dipegang oleh PT Aspac Bizlink. Produk yang dijual Barnival  antara lain smoothies, milk tea, soda drink dan passion fruit. Saat ini Barnival sudah memiliki beberapa gerai yang tersebar di Jakarta, Bogor dan Bekasi. buat kamu yang tertarik untuk usaha ini berikut informasi yang bisa kami berikan :

Nama Brand : BARNIVAL
Badan Hukum : PT ASPAC BIZLINK INDONESIA
Tahun Berdiri : NA
Jumlah Outlet : N/A
Proyeksi BEP : N/A
Modal Usaha (Min) : N/A
Modal Usaha (Max) : N/A
Alamat : RUKO HYPERMALL KTC BLOK A-12 KELAPA GADING
Kontak : 021 93461965

×
Hello !!
Ada yang bisa kami bantu ?